Tidak, hasil tes analisa JaPo tidak dapat berubah, mengingat dasarnya adalah karakteristik yang sifatnya genetis. Ketika seseorang melakukan tes JaPo pada rentang waktu yang berbeda, hasil yang didapatkan akanlah sama, terkecuali bila di satu titik pengambilan input, sidik jari dari yang bersangkutan terkena cedera atau apapun yang membuat karakteristik fisiknya menjadi berubah.

Hasil analisa sidik jari JaPo tidak terpengaruh oleh mood, tidak dapat dimanipulasi atau direkayasa dengan motif untuk mencari “socially desirable response”. Hasil analisa JaPo juga tidak terpengaruh oleh daya tangkap seseorang terhadap maksud pertanyaan. Artinya kemampuan berbahasa seseorang menjadi tidak relevan. Proses input JaPo bahkan dapat dilakukan sembari seseorang dalam kondisi tidur!