Pada tulisan bagian kedua, kita telah membahas tentang beberapa jenis karakter bos/atasan yang mungkin akan kita temui di kantor. Saat ini, kita akan membahas tentang bagaimana cara mengelola beban kerja, sehingga tidak membuat kita jadi stress. Caranya adalah dengan bekerja dari rumah. Jadi, Anda membawa seluruh pekerjaan Anda di rumah, dan mengirimkan hasil pekerjaan Anda melalui koneksi internet. Anda hanya butuh laptop/PC dan modem. Saat ini, semakin banyak perusahaan yang menawarkan pilihan bagi karyawannya yang ingin bekerja dari rumah.

Ada beberapa keuntungan jika Anda bekerja dari rumah. Tentunya, bisa lebih menghemat waktu dan tenaga karena tidak perlu pulan pergi ke kantor. Anda bisa bebas dari gangguan rekan kerja yang menyebalkan, bisa mengatur ritme kerja Anda sendiri, dan Anda bebas memakai pakaian apapun yang Anda suka. Selain itu, bekerja dari rumah ternyata bisa lebih efektif dan efiesien daripada jika bekerja di kantor.

Jika di tempat kerja Anda terdapat pilihan untuk bekerja dari rumah, Anda bisa pertimbangkan untuk mengambil pilihan tersebut. Namun ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum memutuskan untuk bekerja dari rumah. Jika Anda betul-betul memperhatikan hal ini, maka pekerjaan Anda bisa lebih efektif dan efisien, serta Anda bisa menikmati berbagai keuntungan dengan bekerja dari rumah.

Pertama. Yakinkan bos Anda bahwa Anda bisa bekerja sama efektif dan efisiennya jika bekerja dari rumah dan bahkan, Anda bisa lebih produktif daripada bekerja di kantor. Caranya, berikan jadwal waktu kerja harian Anda di rumah. Anda harus konsisten dengan jadwal yang Anda buat dan buktikan bahwa Anda bisa lebih produktif jika bekerja dari rumah. Untuk itu, Anda perlu bekerjasama dengan penghuni rumah. Jika Anda belum menikah dan masih tinggal dengan orang tua, Anda perlu bicara baik-baik dengan mereka tentang kegiatan Anda yang tidak lagi bekerja dari kantor, namun bekerja dari rumah. Yakinkan mereka bahwa Anda bisa lebih produktif jika bekerja dari rumah. Tunjukkan jadwal kerja harian yang Anda buat, dan mintalah pengertian dari mereka agar memberikan waktu khusus bagi Anda untuk menyelesaikan semua pekerjaan sesuai jadwal. Jika Anda sudah menikah, Anda perlu bekerjasama dengan pasangan dan pengasuh. Sepakati waktu giliran untuk menjaga anak. Jika Anda tidak bisa membuat kesepakatan dengan pasangan atau pengasuh tentang giliran waktu untuk menjaga anak, maka pekerjaan Anda akan kacau balau. Anda tidak akan bisa produktif dalam bekerja. Maka, Anda harus buat kesepakatan yang sama-sama menguntungkan dengan pasangan dan pengasuh, dan Anda harus menggunakan waktu sebaik mungkin untuk bisa memberi perhatian yang berimbang antara urusan kerja dan urusan keluarga.

Kedua, rancanglah ruang kerja Anda dengan senyaman dan seefisien mungkin. Aturlah letak meja, kursi, dan komputer Anda agar tidak membuat otot-otot tubuh Anda menjadi kaku dan tegang. Beri cahaya dan sirkulasi udara yang cukup pada ruangan Anda. Walaupun terlihat sepele, hal ini sangat berpengaruh pada produktivitas kerja Anda.

 

Ketiga, negosiasikan dengan atasan Anda agar Anda bisa menerima kompensasi. Yang dimaksud kompensasi di sini adalah penggantian biaya penggunaan listrik, koneksi internet, atau mungkin panggilan telepon yang menggunakan properti pribadi Anda. Karena biasanya Anda menggukan listik, internet, dan telepon dari kantor bukan? Maka buatlah rincian biaya dari penggunaan listrik, internet, dan telepon. Sertakan bukti tagihan/pembayaran. Ini penting agar Anda bisa mendapatkan penggantian biaya yang Anda keluarkan tersebut.

Keempat, tetaplah ikuti perkembangan kondisi di kantor. Jika Anda bekerja dari rumah, bukan berarti Anda tidak ke kantor sama sekali. Usahakan tetap luangkan waktu untuk ke kantor. Mungkin seminggu sekali atau dua minggu sekali untuk menyapa atau ngobrol dengan teman-teman Anda dan untuk memantau perkembangan kondisi di kantor. Sesekali ke kantor juga diperlukan untuk menemui atasan guna menyampaikan laporan atau perkembangan dari pekerjaan yang Anda kelola dari rumah, sekaligus juga untuk mendengar arahan atau evaluasi terkait pekerjaan Anda.

Demikian tulisan kali ini. Berikutnya, kita masih akan membahas tentang bekerja dari rumah. Hanya saja nanti akan difokuskan lebih dalam tentang bagaimana cara agar bisa lebih produktif saat bekerja dari rumah. Semoga bermanfaat.