Jika Anda bawa emosi negatif dalam tidur Anda, maka ingatan Anda atas emosi negatif itu akan jadi lebih kekal. Padahal ternyata kebahagiaan didapat bila kita bisa dengan sengaja melupakan hal-hal yang buruk dalam hidup kita.

Kemampuan untuk bisa melupakan itu penting. Kemampuan untuk bisa melupakan adalah salah satu kunci untuk hidup yang lebih bahagia. Mengambil contoh yang ekstrim, adalah Solomon Shereshevsky, seorang menmonist, orang yang bisa mengingat beragam fakta dalam rincian yang mencengangkan dan bisa menirukan pidato panjang secara sama persis setelah mendengarnya sekali saja. Terlepas dari kemampuan supernya itu, seluruh ingatan dia begitu memadati pikirannya hingga membuatnya bingung. Dia tidak bisa memahami suatu cerita karena begitu tersibukkan dengan rincian.

Maka bagi mereka yang memiliki masalah kejiwaan dari ingatan yang buruk/traumatis, mulai banyak praktisi yang alih-alih membantu sang korban menghadapi ingatan itu, mereka membantu korban bersangkutan untuk melupakan saja ingatan traumatis itu. Dan untungnya, kita bisa kok melatih kemampuan melupakan.

Suatu studi menunjukkan bahwa orang yang pandai dalam melupakan informasi yang tidak mereka butuhkan juga memiliki kemampuan yang bagus dalam problem solving dan mengingat sesuatu manakala mereka terdistraksi oleh beragam informasi lain (yang tidak relevan). Di mana Anda memarkir mobil/motor Anda, tentu itu informasi yang penting. Tapi Anda tidak membutuhkan informasi itu lagi untuk seterusnya.

Hal ini diperkuat dengan studi serupa yang menunjukkan bahwa kemampuan kita melupakan justru membantu kita untuk mengingat. Lebih tepatnya, kemampuan kita untuk dengan sengaja melupakan informasi yang tidak bermanfaat akan membantu sistem neural kita dalam mengingat apa-apa yang memang penting untuk diingat.

Maka, tidak mengapa Anda melupakan artis siapa telah menikah dengan siapa saja, atau boys band tertentu punya anggota siapa saja 🙂