Bagi Anda yang sedang menapaki jenjang karir dan akan menduduki posisi baru sebagai seorang supervisor, berikut ini terdapat beberapa latihan yang dapat Anda tekuni agar dapat menjalankan peran yang optimal sebagai seorang supervisor.

  • Tentang peran seorang supervisor

Anda membutuhkan masukan tentang bagaimana melakukan transformasi/perubahan dan menyesuaikan diri dengan peran baru Anda sebagai seorang supervisor. Anda yang sebelumnya menjadi karyawan biasa dan bebas bersenda gurau bersama rekan-rekan, kini Anda harus memimpin mereka. Kecerdasan emosional memegang peran penting dalam proses ini.

  • Komunikasi

Kemampuan berkomunikasi secara efektif merupakan aspek penting dari peran sebagai seorang supervisor. Cakupan latihan ini adalah ragam gaya komunikasi untuk menyampaikan pesan secara efektif pada bawahan. Bagaimana teknik mendengarkan dan berinteraksi dengan bawahannya dalam situsi formal dan informal. Tak ketinggalan bagaimana cara berkomunikasi secara efektif lewat tulisan.

  • Permasalahan Hukum

Situasi di tempat kerja terkadang dapat menimbulkan tindakan pelecehan seksual serta diskriminasi berdasarkan ras dan etnis yang dapat membuat lingkungan kerja menjadi tidak nyaman. Supervisor harus peka terhadap kebutuhan dari pekerja dengan kebutuhan khusus (cacat fisik misalnya). Juga harus sanggup menangani tindakan diskriminasi, pelecahan seksual, dan penyalahgunaan obat terlarang. Artinya supervisor harus mampu menangani permasalahan hukum pada lingkungan kerja yang termasuk dalam lingkup pengawasannya.

  • Mengelola Performa Karyawan

Aspek penting dari peran seorang supervisor adalah untuk mengelola performa kerja karyawan agar mencapai hasil yang terbaik. Aspek yang dikelola mencakup bagaimana melakukan evaluasi performa kerja karyawan dan menjadi pelatih bagi mereka. Supervisor harus dapat memberikan kritik yang konstruktif untuk meningkatkan kinerja karyawannya.

  • Menjadi Pelatih

Terdapat lima tahap untuk melatih bawahan/rekan kerja. Pertama, Tentukan sikap, pengetahuan, dan keahlian yang perlu dipelajari. Kedua, Pecah bongkahan besar informasi menjadi bagian-bagian kecil yang dapat ditangani. Ketiga, sampaikan material dan aktivitas yang dibutuhkan untuk mencapai dan mempertahankan kemampuan tertentu. Keempat, Berikan umpan balik yang konstruktif untuk memperkuat efektifitas proses pembelajaran. Kelima, evaluasi derajat pemahaman bawahan/rekan kerja terhadap pemahaman akan pengetahuan dan keahlian yang perlu dicapai. Dengan demikian kelemahan yang ada dapat dikoreksi.

  • Topik Khusus

Terdapat beberapa pengetahuan dan keahlian yang perlu dikuasai untuk dapat menjadi supervisor yang handal. Diantaranya, pengelolaan stress, pengelolaan waktu, menghadapi beragam kondisi yang kerap ditemui dalam proses perubahan, dan etika kerja.

Demikianlah aspek apa saja yang dapat Anda latih agar Anda dapat menjadi seorang supervisor yang efektif dan efisien. Selamat berkarir dan teruslah memberikan kontribusi terbaikmu berdasar bakat dan potensi terbaik yang ada dalam dirimu.