Singkat kata: ada banyak jalan menuju Roma. Tidak hanya ada satu cara untuk ketahui bakat alami Anda.

Pada dasarnya, kami tidak ingin bersikap fanatik dengan metode JaPo. Instrumen apapun yang sifatnya dapat membuka bakat, sebaiknya Anda membuka diri.

Secara filosofi, kami menganut prinsip strength based practice (alih-alih problem focus), yang pada intinya berfokus pada pengembangan bakat (alami) untuk mencapai kebesaran kontribusi dan prestasi. Metode identifikasi untuk ini dapat berkisar pada pengisian kuesioner (kami adalah fans berat Clifton Strength Finder), observasi perilaku dan wawancara, sampai kemudian yang menggunakan “aset diri” mulai dari analisa wajah, analisa DNA (misal melalui air liur), ataupun cara lainnya. Dalam hal ini, spesialisasi (dan fokus riset) kami adalah pada analisa sidik jari.

Oleh karena itu, kami pun mendorong Anda untuk juga menggunakan metode-metode selain sidik jari. Yang perlu Anda cermati ketika menggunakan metode isian/kuesioner adalah:

  1. Perhatikan mood dan suasana diri Anda ketika lakukan pengisian. Jangan sampai kondisi mood Anda berpengaruh pada pengisian.
  2. Anda harus bisa pahami mana-mana dari diri Anda yang bersifat nurture (misal pengaruh orang lain, tendensi minat yang didasarkan pada kriteria keren/tidak, faktor finansial atau lainnya) dan mana yang bersifat nature.
  3. Jangan paksa menjawab bila Anda kurang paham dengan pertanyaan yang diajukan atau bila Anda memiliki kekurangan referensi pengalaman masa lalu terkait opsi yang tersedia. Anda perlu cermati mana-mana yang Anda isikan secara ragu dan pasti.