Justru sebaliknya, JaPo memperkuat peran orang tua dalam mendidik anak dengan menyediakan inputan yang akurat terkait profil bakat sang anak.

Hasil analisa sidik jari tidak dimaksudkan untuk melalaikan orang tua dari monitoring minat dan pengondisian lingkungan asuh. Orang tua tidak sebaiknya mendasarkan hasil analisa sidik jari sebagai satu-satunya acuan pengetahuan untuk memahami anak, mengingat anak juga berkembang melalui pola asuh lingkungan. Orang tua harus tetap membuka hati dan perhatian; analisa sidik jari sekedar mengambil peran pembuka, untuk membantu orang tua bisa lebih memahami tipikal dan bakat anak-anaknya dan memberikan perlakuan dan dukungan yang tepat sesuai bacaan bakat tersebut.

Walau sudah diketahui potensi, minat, dan bakat seorang anak sejak dini, orang tua dan lingkungan sekitarnya harus ikut berperan aktif dalam memberikan rangsangan terhadap si anak. Selain anak-anak, orang dewasa pun dapat mengetahui potensinya melalui teknik ini. Meski demikian, hasil analisis terhadap orang dewasa akan lebih bervariasi hasilnya jika dibandingkan dengan hasil analisis pada anak-anak. Hal ini disebabkan oleh berbagai hal seperti lingkungan sosial, pekerjaan, pergaulan, keluarga, dan sebagainya.